Ini Waktu Terbaik Umroh Rabiul Akhir, Menurut Otoritas Saudi
22 September 2026 ditinjau oleh Tim Khidmat jejak imani

Merencanakan ibadah umroh membutuhkan persiapan matang, termasuk dalam memilih waktu keberangkatan. Bulan Rabiul Akhir kerap menjadi pilihan favorit jamaah Indonesia karena suasana ibadah yang relatif lebih tenang dan nyaman di Tanah Suci.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama Otoritas Haramain pun telah mengeluarkan panduan tingkat kepadatan di Masjidil Haram guna membantu jemaah memilih waktu pelaksanaan tawaf dan sa'i yang paling nyaman. Lantas, kapan waktu terbaik umroh Rabiul Akhir yang disarankan oleh Otoritas Saudi? Simak panduan lengkapnya berikut ini.
Kapan Waktu Terbaik Umroh Rabiul Akhir?
General Authority for the Care of the Grand Mosque and the Prophet’s Mosque (Otoritas Haramain) merilis panduan resmi mengenai tingkat kepadatan di area tawaf (mataf) dan sa'i selama bulan Rabiul Akhir. Hal ini juga bisa dijadikan pertimbangan dalam menentukan waktu umroh terbaik. Otoritas Haramain juga menekankan pentingnya memantau kepadatan area Masjidil Haram melalui aplikasi resmi seperti Nusuk.
1. Kepadatan Ringan (Waktu Terbaik)
- Pukul 22.00 – 04.00 WAS (Malam hingga menjelang Subuh)
- Pukul 08.00 – 16.00 WAS (Pagi hingga sore hari)
Ini merupakan waktu terbaik atau waktu yang sangat direkomendasikan untuk melaksanakan umroh. Kondisi pelataran tawaf dan area sa'i relatif jauh lebih lengang sehingga jamaah memiliki ruang untuk beribadah tanpa perlu berdesakan.
2. Kepadatan Sedang
- Pukul 05.00 – 07.00 WAS (Setelah Subuh hingga pagi)
3. Kepadatan Tinggi (Perlu Diantisipasi)
- Pukul 17.00 – 21.00 WAS (Menjelang Maghrib hingga setelah Isya)
Tingkat keramaian pada rentang waktu ini tergolong paling padat, sehingga ada baiknya jamaah disarankan untuk menghindari pelaksanaan rangkaian ibadah umroh (tawaf dan sa'i) pada jam-jam tersebut.
Layanan Digital Informasi Kepadatan Umroh
Informasi kepadatan mataf atau area tawaf ini juga sudah bisa diakses secara real time. Otoritas Arab Saudi menyediakan informasi tingkat kepadatan di Masjidil Haram guna membantu jamaah merencanakan ibadah umroh pada waktu yang lebih lengang. Hal ini memungkinkan jamaah untuk meninjau kondisi kepadatan dan memanfaatkan informasi tersebut sebelum maupun saat berada di Masjidil Haram.
Informasi kepadatan di area tawaf (mataf) dan sa'i (mas'a), mulai dari pelataran utama hingga tiap lantainya, dapat diakses melalui situs resmi otoritas serta aplikasi Nusuk. Baru-baru ini Otoritas Arab Saudi juga telah meluncurkan QR Code untuk memantau kepadatan area Masjidil Haram. Jamaah cukup memantau secara berkala karena data ditampilkan secara real time.
Harapannya dengan adanya data real time ini, jamaah dapat memilih jadwal yang tepat, jumlah jamaah dapat terdistribusi secara merata sepanjang hari, sehingga seluruh prosesi ibadah umroh dapat berjalan aman, tertib dan khusyuk.
Itulah informasi terkait waktu terbaik untuk umroh. Semoga Allah ﷻ menganugerahkan kepada kita semua kesempatan untuk menjadi tamu-Nya, melakukan tawaf dan sa’i di Masjidil Haram serta memandang Ka'bah dengan penuh keimanan, serta menerima setiap doa dan amal ibadah yang dipanjatkan di hadapan Baitullah al-Haram. Āmīn.
Bagi yang ingin mengunjungi Baitullah, Anda dapat mempercayakan perjalanan ibadah haji dan umroh bersama jejak imani. jejak imani adalah travel haji dan umroh sejak tahun 2012 dengan nama PT JEJAK IMANI BERKAH BERSAMA yang sudah berizin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Anda juga bisa menanyakanan dan konsultasi dengan tim jejak imani terkait kebutuhan selama ibadah di Tanah Suci.
Dilihat 15 kali


