Ingin dapat penawaran khusus untuk Anda? Konsultasi sekarang!

Jabal Tsur Tempat Bersejarah Bagi Rasulullah Saat Hijrah

28 November 2025 ditinjau oleh Tim Khidmat jejak imani

article-thumbnail

Jabal Tsur adalah salah satu saksi agung perjalanan hijrah Rasulullah ﷺ, sebuah gunung sunyi di selatan Makkah yang menyimpan kisah perlindungan, pengorbanan dan keteguhan iman. Di tengah panas terik dan ancaman para pemburu Quraisy, Jabal Tsur menjadi tempat di mana Allah memperlihatkan janji-Nya bahwa pertolongan itu dekat bagi hamba-hamba yang bersandar sepenuhnya kepada-Nya.

Peristiwa yang Terjadi di Jabal Tsur

Secara lokasi, Jabal Tsur terletak sekitar 7 kilometer dari Masjidil Haram bagian selatan. Di puncak Jabal Tsur terdapat Gua Tsur, tempat Rasulullah ﷺ dan sahabat mulianya Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu bersembunyi selama tiga hari sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Jabal Tsur merupakan tempat peristiwa besar yang diabadikan Allah dalam Al-Qur’an, ketika Abu Bakar merasa takut akan kejaran musuh, lalu Nabi ﷺ menenangkannya. Allah berfirman:

«إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا»

“Ketika beliau berkata kepada sahabatnya: Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS. At-Taubah: 40).

Ayat ini menjadikan Jabal Tsur bukan sekadar lokasi bersejarah, tetapi tempat turunnya ketenangan ilahi.

Baca juga : Jabal Rumaah, Bukit yang Mengubah Jalannya Perang Uhud

Para ulama menjelaskan bahwa bersembunyinya Nabi ﷺ di gua tersebut adalah bagian dari sunnatullah dalam upaya dan ikhtiar, sebelum datangnya pertolongan Allah. Al-Imam Ibn Katsir berkata:

«وَفِي هَذِهِ الْقِصَّةِ دَلِيلٌ عَلَى أَنَّ الْأَخْذَ بِالْأَسْبَابِ لَا يَنَافِي التَّوَكُّلَ عَلَى الله»

“Dalam kisah ini terdapat dalil bahwa mengambil sebab tidak bertentangan dengan tawakal kepada Allah.”

Pesan ini menjadikan Jabal Tsur sebagai simbol sinergi antara usaha manusia dan pertolongan Allah.

Jabal Tsur dan Jabal Nur, Apakah Sama?

Banyak yang sering menyamakan Jabal Tsur dengan Jabal Nur, padahal keduanya memiliki peran berbeda dalam sejarah Rasulullah ﷺ. Jabal Nur terletak di sisi timur laut Makkah dan di puncaknya terdapat Gua Hira, tempat turunnya wahyu pertama. Jabal Nur adalah pintu awal kenabian, sementara Jabal Tsur adalah benteng perlindungan dalam fase hijrah. Satu gunung menjadi permulaan risalah, dan satu gunung menjadi penjaga kelangsungannya.

Baca juga : Jabal Nur, Tempat Turunnya Wahyu Pertama Rasulullah

Ziarah ke Jabal Tsur

Bagi para peziarah, mendaki Jabal Tsur memerlukan persiapan fisik yang baik karena jalurnya menanjak dan cukup panjang. Dianjurkan berangkat pagi atau menjelang sore, membawa air yang cukup dan menghindari kerumunan padat.

Imam An-Nawawi pernah mengatakan:

«لَا بَأْسَ بِزِيَارَةِ الْمَوَاضِعِ الَّتِي فِيهَا عِبَرٌ وَاتِّعَاظٌ»

“Tidak mengapa berziarah ke tempat-tempat yang mengandung pelajaran dan pengingat.”

Jabal Tsur mengajarkan bahwa ketika semua pintu tertutup, Allah membuka pintu dari arah yang tidak disangka. Dari gunung inilah kita belajar hakikat tawakal, kesetiaan sahabat dan indahnya pertolongan Allah yang datang setelah ujian mencapai puncaknya. Semoga setiap yang menziarahinya mendapatkan pelajaran yang meneguhkan iman.

Baca juga : Jabal Rahmah, Tempat Bertemunya Adam Hawa. Apakah Benar?

Semoga Allah senantiasa memberikan kesempatan kita untuk berkunjung ke Jabal Tsur baik saat haji ataupun umroh. Anda dapat mulai dengan berikhtiar mencari travel haji dan umroh terpercaya salah satunya jejak imani.

jejak imani adalah travel haji dan umroh yang sudah berizin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dari Kemenag. Anda juga bisa menanyakanan dan konsultasi dengan tim jejak imani terkait kebutuhan selama ibadah di Tanah Suci.

Wallahua’lam bisshowab

Dilihat 86 kali