Ingin dapat penawaran khusus untuk Anda? Konsultasi sekarang!

Puasa Arafah, Bagaimana Niat dan Doanya?

24 May 2024 ditinjau oleh Ustadz H. Jundi Imam Syuhada, Lc., M.IRK.

article-thumbnail

Sebentar lagi umat Islam akan menyambut Hari Raya Idul Adha dan dapat mengerjakan salah satu sunah di dalamnya yaitu Puasa Arafah. Amalan ini bertepatan dengan ritual wukuh para jamaah yang sedang berhaji di Arafah. Bagi yang sedang berhaji diperbolehkan untuk tidak menjalankan puasa sunnah ini.

Kapan puasa Arafah dikerjakan oleh umat Muslim yang tidak berhaji? Jadwal puasa Arafah yaitu pada 9 Dzulhijjah. Artinya, satu hari sebelum hari Raya Idul Adha umat Muslim sangat dianjurkan untuk melakukan puasa Arafah.

Nabi bersabda

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Niat Puasa Arafah

Niat puasa adalah salah satu rukun dalam melaksanakan ibadah puasa sunnah ataupun wajib. Lafal niat puasa arafah adalah sebagai berikut,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ.

“Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT.”

Niat puasa Arafah dapat diucapkan pada malam hari atau pagi hari dengan catatan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Niat puasa Arafah juga dapat diucapkan dalam hati dengan bahasa Arab ataupun bahasa Indonesia.

Doa Puasa Arafah

Tiba waktu maghrib di hari Arafah, Sahabat dapat membaca doa buka puasa. Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa, Rasulullah membaca doa buka puasa dengan lafal berikut ini.

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)

“Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud)

Selain membaca doa puasa ketika hari arafah, umat Muslim juga sangat dianjurkan untuk banyak berdzikir dan berdoa di hari Arafah. Rasulullah bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هٰذِهِ الأَيَّامِ. يَعْنِيْ أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللّٰهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللّٰهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tidak ada hari di mana amal saleh padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yakni 10 hari pertama Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: ‘Tidak juga dari jihad fi sabilillah?’ Beliau menjawab: ‘Jihad fi sabilillah juga tidak, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya lalu ia tidak kembali dengan satupun dari keduanya.” (HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Semoga dari pembahasan ini, Sahabat dapat mengetahui dan mengerjakan amalan sunnah di bulan Dzulhijjah secara maksimal. Insya Allah, pada lebaran haji tahun-tahun berikutnya kita dapat ditakdirkan untuk berhaji dan menjadi tamu-Nya di Baitullah.

Bagi yang ingin melakukan perjalanan ibadah ke Tanah Suci, Anda dapat mempercayakan perjalanan ibadah haji dan umroh bersama jejak imani.

jejak imani adalah travel haji dan umroh sejak tahun 2012 dengan nama PT JEJAK IMANI BERKAH BERSAMA yang sudah berizin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dari Kemenag. Anda juga bisa menanyakanan dan konsultasi dengan tim jejak imani terkait kebutuhan selama ibadah umroh di Tanah Suci.

Semoga bermanfaat!

Dilihat 812 kali