Hari Kedua Manasik Haji jejak imani 1447 H
20 May 2026 ditinjau oleh Tim Khidmat jejak imani

Rangkaian program pembekalan manasik Haji 1447 H / 2026 yang diselenggarakan oleh jejak imani memasuki hari kedua. Setelah dibekali dengan teori fiqh pada manasik online hingga manasik offline hari pertama, calon jamaah haji jejak imani kini diajak untuk merasakan langsung praktik ibadah di Tanah Suci melalui simulasi fisik di Almahmudah Manasik Training Center (AMTC) pada pagi hari dan ditutup serta sesi penguatan mental spiritual yang mendalam pada malam harinya.
Rangkaian hari kedua dimulai sejak sepertiga malam terakhir, tepatnya pukul 03.30. Jamaah berkumpul untuk melaksanakan sholat tahajjud, dilanjutkan dengan sesi Tazkiyatun Nafs (penyucian jiwa) yang dipimpin oleh Ustadz Hudzaifah Al Hazmi Rabbani, Lc.. Selain menjadi sesi pembuka di manasik hari kedua ini, sholat tahajjud juga dimaksudkan untuk membiasakan ibadah sunnah saat berada di Tanah Suci.
Simulasi Rangkaian Haji di AMTC
Usai melaksanakan shalat Subuh berjamaah dan sarapan , seluruh rombongan jamaah haji jejak imani menuju Almahmudah Manasik Training Center (AMTC) di Tangerang Selatan menggunakan kain ihram. AMTC dipilih karena memiliki fasilitas replika Arafah, Mina, Muzdalifa, Jamarat dengan 3 pilar Ula, Wusto, Aqobah (tempat lempar jumroh), Ka’bah, tempat sa’i (Bukit Safa Marwah) hingga Zam-zam tower. Replika yang ada di AMTC tersebut merupakan tempat-tempat yang nantinya akan digunakan selama proses haji, sehingga jamaah dapat tergambarkan bagaimana prosesi haji nantinya.
Di lokasi tersebut, para jamaah dipandu langsung oleh Ustadz. H. Jundi Imam Syuhada, Lc., M.IRK selaku ustadz pembimbing haji jejak imani 2026. Jamaah akan menjalani serangkaian praktik simulasi haji beserta fiqh haji. Jamaah mempraktikkan langsung alur rukun dan wajib haji, mulai dari wukuf, mabit, lempar jumrah, hingga tawaf dan sa'i.
Kegiatan di AMTC diakhiri dengan games harmonisasi antar jamaah dan manajemen konflik bersama psikolog Dr. Irma Himmatul Aliyyah, M.Psi. Sesi ini bertujuan mempererat tali persaudaraan (ukhuwah) dan melatih kesabaran emosional jamaah saat menghadapi situasi di lapangan. Setelah sesi ini selesai, jamaah haji kembali ke hotel untuk makan malam dan sesi manasik malam.
Momen Penguatan Hati Tentang Wasiat
Pada malam hari, setelah pelaksanaan ibadah sholat jama’ berjamaah dan makan malam, suasana di ruang manasik berubah menjadi sangat emosional. Ustadz H. Fahmi Aziz, Lc. hadir mengisi materi hari kedua dengan tema yang sangat menyentuh.
Dalam sesi ini, jamaah diajak mengingat kematian, pentingnya menyelesaikan hak-hak sesama manusia, serta bagaimana menyusun wasiat terbaik untuk keluarga yang ditinggalkan sebelum berangkat ke Baitullah. Isak tangis pun pecah saat Ustadz Fahmi mengajak jamaah untuk merenungkan akan kematian, jamaah menyadari bahwa perjalanan haji adalah perjalanan spiritual tertinggi yang mempertaruhkan segalanya demi ridha Allah.
Melalui manasik haji hari kedua ini, perpaduan antara simulasi rangkaian fisik di AMTC dan penguatan tentang wasiat di malam hari, jejak imani berharap para calon jamaah haji 2026 tidak hanya siap secara pelaksanaan ibadah, namun juga telah tuntas secara batin dan rohani serta ikhlas menyerahkan seluruhnya kepada Allah.
Semoga dengan adanya manasik haji offline, jamaah dapat memahami materi dan praktik setiap rangkaian ibadah haji serta menjadikannya haji mabrur dan mabruroh. Bagi calon tetamu Allah yang ingin memulai ikhtiar dalam menyempurnakan rukun Islam dengan ibadah haji, jejak imani menyediakan paket haji dan telah berizin resmi sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), segera konsultasikan kebutuhan ibadah Anda melalui tim CSO.
Dilihat 54 kali


